DaerahUtama

Sejak Agustus Hingga September 2023, BPBD Kota Serang Distribusikan 200.000 Liter Air Bersih

SERANG, jejakbanten.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang telah mendistribusikan air bersih sebanyak 200.000 liter ke puluhan titik wilayah kekeringan.

Data tersebut dihimpun BPBD Kota Serang sejak awal Agustus hingga 10 September 2023 kemarin.

Tercatat, ada sekitar 35 titik lokasi yang mendapatkan bantuan air bersih, dan paling banyak berada di wilayah Kecamatan Kasemen.

“Per tanggal 10 September 2023, sejak Agustus kemarin, kita sudah distribusikan air bersih sebanyak 200 ribu liter,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, Senin 11/9/2023.

Rata-rata, ucap dia, wilayah paling terdampak kekeringan berada di Kecamatan Kasemen, terutama di Kelurahan Kilasah, Margaluyu, Sawah Luhur, dan Kelurahan Mesjid Priyai.

“Empat kelurahan di Kasemen yang memang paling terdampak kekeringan, atau krisis air bersih,” jelasnya.

Selanjutnya, berada di Kecamatan Walantaka, dan Kecamatan Taktakan, Kelurahan Cibendung.

“Tapi yang paling parah itu di Kecamatan Kasemen. Untuk di Walantaka, itu di perumahan Persada Banten, dan Lingkungan Cilowong, Kelurahan Cibendung, Taktakan,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) II Kota Serang, Yudi Suryadi menjelaskan, Kecamatan Kasemen menjadi salah satu wilayah paling parah krisis air bersih, karena lokasinya berada di dekat laut.

“Jadi, sekali pun masyarakat mengebor air bersih, yang keluar airnya payau atau anta. Karena jaraknya dekat dengan laut,” tuturnya. (rk/yd/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *