DaerahPendidikanUtama

Sekolahnya Terendam Banjir, Ratusan Murid SDN Pamarican 2 Kota Serang Belajar Daring

SERANG, jejakbanten.com – Sekitar 234 murid SDN Pamarican 2 Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang terpaksa belajar di rumah dan aktivitas belajar mengajarnya dilakukan secara dalam jaringan atau daring selama sepekan ini.

Hal itu disebabkan karena sekolah tersebut terdampak banjir akibat hujan yang melanda selama beberapa hari terakhir.

Sabtu 8 November lalu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Ahmad Nuri sempat meninjau SDN Pamarican 2 untuk mengecek kondisinya secara langsung setelah hujan turun.

Ketika sampai lokasi, ketinggian air yang menggenang mencapai sekitar 60 sentimeter, yang tidak memungkinkan untuk digunakan belajar.

Kepala SDN Pamarican 2 Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Subhi mengungkapkan, untuk sementara waktu para murid belajar melalui metode daring dan diberikan tugas untuk dikerjakan di rumahnya masing-masing.

“Sementara ini anak-anak belajar di rumah dulu (Daring), kami juga sudah memberikan tugas untuk dikerjakan di rumah. Jadi sementara belajarnya daring dulu sampai hari Jumat,” ujarnya, Selasa 11 November 2025.

Terakhir, pada Selasa kemarin kondisi air masih tergenang meski sudah sedikit surut, namun ketika hujan kembali melanda, air akan kembali menggenang dengan volume yang cukup tinggi.

“Masih (Menggenang), memang sudah rada surut. Tapi enggak tahu kalau nanti malam hujan lagi,” jelasnya.

Sebelumnya, pada Senin kegiatan belajar mengajar sempat berlangsung seperti biasa, dan para murid datang ke sekolah terlebih dulu untuk mengambil menu makan bergizi gratis (MBG).

“Anak-anak masuk dulu karena ada MBG. Sudah diberi tugas untuk belajar di rumah. MBG datang, dibagikan, lalu anak-anak pulang lagi,” paparnya.

Saat ini, berdasarkan data, terdapat sekitar 234 murid yang bersekolah di SDN Pamarican 2, terdiri dari kelas satu hingga enam. Pihaknya juga berharap rencana renovasi sekolah untuk mengatasi banjir dapat segera dilaksanakan.

“Alhamdulillah respon Pak Kadis dan Pak Wali cepat tanggap. Mudah-mudahan terealisasi dengan cepat, supaya belajar bisa efektif kembali,” tuturnya. (rk/yd/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *