DaerahUtama

Tinjau Lokasi Banjir Sekda, Serahkan Bantuan 2,5 Ton Beras

SERANG,jejakbanten.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Nanang Supriatna bersama jajaran meninjau lokasi banjir  di Desa Songgom Jaya, Kecamatan Cikande, Senin (29/4/2024). Secara simbolis, ia menyerahkan bantuan sebanyak 2,5 ton beras, 460 makan siap saji dan sembako.

Nanang mengatakan, peninjauan lokasi banjir yang mewakili Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah bersama Tim Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD), Dinas Sosial (Dinsos), Camat, pihak Polri dan TNI untuk memastikan sokongan yang disalurkan sampai kepada masyarakat korban banjir. 

Sebanyak empat desa yang mengalami banjir tersebar di Kecamatan Cikande diantaranya Desa Parigi, Koper, Cikande dan Desa Parigi. Sedangkan untuk jumlah korban banjir sebanyak 505 Kepala Keluarga (KK) se-Kecamatan Cikande, khususnya di Desa Songgom Jaya sebanyak 125 rumah dan 165 KK tersebar di lima kampung. 

“Kami hadir bawa bantuan berupa beras sebanyak 2,5 ton untuk tiga kecamatan, 640 makanan siap saji dan sembako sudah disiapkan dan diserahkan di Kantor Desa Songgom Jaya,” ujarnya kepada wartawan disela-sela meninjau banjir. 

Ia memastikan, berdasarkan asesmen sesuai by name by address sudah disiapkan untuk bantuannya sampai kepada yang terdampak dan berhak menerimanya. “Sokongan tersebut bukan hanya dari pemerintah daerah (pemda) tetapi juga dari kepolisian, TNI, swadaya dan semua pihak kami menampungnya,” ucapnya.

Selain empat desa di Kecamatan Cikande, banjir juga terjadi di Desa Tanara, Kecamatan Tanara dan Desa Gabus, Kecamatan Kopo yang terdampak meluapnya Sungai Cidurian akibat intensitas hujan tinggi yang sudah menjadi langganan banjir. 

Oleh karenanya, tim BPBD, Dinsos, Camat, Lurah dan seluruh stakeholder melakukan asesmen baik di Kecamatan Tanara, Cikande maupun di Kecamatan Kopo. “Kita pun menyiapkan siskamling termasuk posko kesehatan di setiap puskesmas dengan menyiapkan para perawat,” terangnya. 

Kendati demikian, dirinya memastikan tidak akan membuka dapur umum lantaran kondisi banjir sudah mulai surut dan sekitar dua sampai tiga hari kembali normal. “Yang pasti untuk bantuan akan terus kita salurkan,” tegasnya.(ar/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *