6.509 Jiwa Terdampak, Puluhan Rumah Alam Kerusakan Pasca Banjir di Kota Serang
SERANG, jejakbanten.com – Sebanyak 6.509 jiwa dari total 1.800 Kepala Keluarga (KK) di wilayah Kota Serang terdampak banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang mencatat, berdasarkan data terakhir pada Rabu 14 Januari 2026, terdapat 35 rumah mengalami kerusakan akibat terkena banjir, dan 1.629 rumah terendam.
“Total kejadian banjir ada 35 titik kejadian, dan dua fasilitas umum yaitu Ponpes Riyadul Barokah dan SMPN 18 Kota Serang terdampak. Kemudian, 60 jiwa mengungsi,” ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, Kamis 15 Januari 2026.
Selain banjir, terdapat kejadian lainnya seperti rumah roboh yang tercatat sebanyak 34 kejadian, dan sepuluh pohon tumbang akibat cuaca ekstrem serta curah hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir.
“Kami melakukan koordinasi, evakuasi, dan memasang tenda darurat untuk warga terdampak mengungsi. Penyebab banjir bencana lainnya akibat cuaca ekstrem dan curah hujan yang tinggi,” ungkapnya.
BPBD Kota Serang, kata Diat, telah melakukan sejumlah upaya, mulai dari pemantauan cuaca melalui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta pemantauan informasi kebencanaan melalui media sosial dan call center.
“Kami juta memonitoring wilayah yang terdampak bencana, menurunkan personel, dan alat, kemudian melakukan evakuasi korban terdampak banjir, serta melakukan penanganan pohon tumbang dan assesment rumah roboh,” jelasnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti perkembangan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca.
“Bagi masyarakat yang bermukim didaerah rawan bencana untuk selalu berhati-hati, dan pengguna jalan yang melintas didaerah rawan longsor dan pohon tumbang tetap waspada,” katanya. (rk/yd/jb)

