Kasus ISPA di Kota Serang Meningkat, Ternyata Ini Faktor Penyebabnya
SERANG, jejakbanten.com – Kasus ISPA di Kota Serang mengalami kenaikan yang cukup signifikan, bahkan bulan Agustus menjadi puncak penyebaran tertinggi dibandingkan bulan dan tahun sebelumnya.
Mencapai sekitar 2.226 orang pada bulan Agustus, dan secara keseluruhan berjumlah 8.740 kasus ISPA.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin menjelaskan, jika Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dapat dipengaruhi dari berbagai faktor.
Terutama lingkungan, dan tingkat polusi udara seperti yang saat ini terjadi di Indonesia, termasuk Kota Serang.
“Misalnya ISPA bisa jadi secara genetika meskipun saya bukan anak kedokteran. Tapi itu bisa saja dari keturunan. Kemudian bisa jadi dari perilaku personalnya, seperti pola hidup yang sehat, lingkungan dan yang sehat,” ujarnya, Senin 18/9/2023.
Dia pun mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, dengan pola hidup yang sehat, serta menjaga lingkungan agar tetap bersih.
Apalagi, saat ini wilayah Indonesia sedang dalam kondisi yang kurang baik akibat dampak dari fenomena El Nino.
“Itu juga menjadi salah satu faktor, karena kondisi cuaca yang terlalu panas dan udara panas,” paparnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin mengatakan, penerapan pola hidup sehat oleh masyarakat menjadi hal yang utama untuk antisipasi terkena ISP.
“Bisa dengan menggunakan masker, lalu minum lebih banyak air putih, dan tidak sembarangan membuang sampah atau membakar sampah,” tuturnya. (rk/yd/jb)

