DaerahUtama

Mahasiswa Beri Rapor Merah Satu Tahun Kepemimpinan Budi-Agis

SERANG, jejakbanten.com – Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Kota Serang memberikan rapor merah dan melayangkan evaluasi tajam terhadap satu tahun kepemimpinan Pemerintah Kota Serang di bawah era Budi-Agis.

Para mahasiswa sebelumnya melakukan aksi demontrasi di depan Pusat Pemerintahan Kota Serang, Jumat 27 Februari 2026.

Kemudian, Walikota Serang Budi Rustandi mendatangi mereka untuk berdiskusi, dalam diskusi yang berlangsung kritis tersebut, mahasiswa menuntut pemerintah tidak hanya memberikan janji “tentatif”, melainkan kepastian kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil.

Ketua HMI MPO Cabang Serang, Jamal Farul Awaludin menyampaikan, evaluasi satu tahun kepemimpinan Walikota Budi Rustandi dan Wakil Walikota Serang Agis Aulia ada beberapa isu yang perlu diperhatikan, terutama di sektor pendidikan dan ketenagakerjaan.

“Sektor pendidikan masih menjadi perhatian kami, terutama terkait dengan PPPK yang belum terpecahkan,” ujarnya.

Kami juga soroti penyerapan tenaga kerja di Kota Serang, karena sebagai ibukota, Kota Serang harus siap menjadi 100 persen ibukota,” tambahnya.

Para mahasiswa menekankan pentingnya perda ketenagakerjaan atau perwal yang harus digaungkan ke depan.

“Kami tidak ingin masyarakat Kota Serang, terutama pemudanya, hanya menjadi penonton dalam eskalasi investasi di Kota Serang,” jelasnya.

Jamal mengatakan bahwa pihaknya akan terus memantau dan mengawal kebijakan pemerintah Kota Serang, terutama yang bersifat tentatif.

“Kami berharap pemerintah Kota Serang yang inklusif, artinya eskalasi mahasiswa tidak hanya dihitung, namun diperhitungkan,” katanya.

Dia juga menggaungkan pentingnya Perda PUK agar mahasiswa dilibatkan dalam proses kebijakan.

“Kami tidak ingin hanya dihitung dalam eskalasi aksi, namun tidak diperhitungkan dalam sifatnya kebijakan,” tuturnya. (rk/yd/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *