DaerahUtama

Pertama di Kota Serang, Berobat Kesehatan “Bayar dengan Sampah”

SERANG, jejakbanten.com – Pertama di Kota Serang, Klinik Pembinaan Kesejahteraan Umat (PKU) Muhammadiyah yang memulai untuk pembayaran berobat boleh dengan sampah.

Hal itu dimulai ketika Muhammadiyah Kota Serang, melakukan Re-Opening klinik PKU Muhammadiyah Kota Serang, yang berlokasi di Jalan Raya Kaloran, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Dalam peresmian dihadiri pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, mulai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Serang, camat serang, Kelurahan Kota Baru, selain itu dihadiri pengurus MPKU Pusat, MPKU Wilayah Banten serta seluruh pengurus Muhammadiyah Kota Serang, selain itu hadir pula Anggota DPRD kota Serang, Nur Agis Aulia.

Dalam Acara Re-Opening, Klinik PKU Muhammadiyah melakukan penandatangan kerjasama dengan Bank Sampah digital terkait program berobat dengan membayar pakai sampah.

Hal ini disampaikan Hamsin ketua Muhammadiyah Kota Serang, kepada wartawan jejakbanten.com. Sabtu (18/12/2021).

Lanjut, Ketua Muhammadiyah Kota Serang, Hamsin menyampaikan bahwa klinik PKU Muhammadiyah Kota Serang berkomitmen untuk membantu masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang murah, dengan fasilitas tidak murahan.

“Kami berkomitmen berikan layanan terbaik, dengan pembayaran murah bahkan bisa menggunakan sampah,” imbuhnya.

Kemudian Menurut Anggota DPRD kota Serang, Nur Agis Aulia, klinik PKU Muhamadiyah merupakan pertama dan satu satunya yang melayani pengobatan masyarakat dengan dibayar dengan sampah di Kota Serang, atau mungkin di Banten.

“Terobosan semacam ini tentu perlu di apresiasi dan di support, dan semoga program ini bisa mendorong masyarakat mau memilah sampah dan hasil tabungannya bisa untuk berobat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Hasanudin mengatakan sangat mendukung dengan adanya Klinik PKU Muhammadiyah, karena dengan adanya klinik tersebut. Kesehatan masyarakat di Kota Serang dapat terjamin.

“Sehingga bisa semakin banyak yang menjadi sehat. Klinik PKU Muhammadiyah, adalah klinik satu-satunya di kota Serang yang mau dibayar pakai sampah. Ini sangatlah bagus, dan dapat menjadi contoh,” ungkapnya.

Menurutnya, Klinik PKU Muhammadiyah Kota Serang ada banyak keuntungannya. Pertama, kata dia, orang sakit bisa sembuh, dan sampah yang berserakan bisa teratasi.

“Sampah bisa di olah kembali, dan kesehatan pun terjamin. Ini adalah luar biasa, ini harus kita dukung penuh. Mudah- mudahan klinik ini menjadi maju dan bermanfaat untuk Kota Serang,” tegasnya.

Sementara itu, CEO Bank sampah Digital, Iyadulloh menjelaskan, bahwasanya Bank Sampah Digital sudah 2 tahun berjalan mengumpulkan sampah dari koordinator di setiap kota maupun kabupaten di Banten.

Dari hasil tabungan sampah inipun, kata dia, dikonversikan berbagai manfaat seperti sembako, tabungan aqiqah, Qurban, bahkan untuk bayar SPPT.

“Kali ini pun, layanan konversi terbaru di Klinik PKU Muhammadiyah Kota Serang. Yaitu, berobat pakai sampah. Jadi nabung sampah bisa dipakai untuk berobat kesehatan,” tuturnya.

Diakhir wawancara, Iyadulloh mengatakan, ada jenis sampah, mulai dari plastik, kertas logam, dan minyak jelantah. Semuanya berbeda-beda harganya, masing-masing terdapat nilai rupiah.

“Makanya, masyarakat di Banten maupun Kota Serang dapat semakin rajin menabung sampah di Bank sampah digital. Dikarenakan dengan begitu, kita ikutserta menjaga lingkungan, sehingga berdampak pada kesehatan rohani,” pungkasnya. (fj/yd/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *